Parfum, Eau de Parfum, Eau de Toilette, dan Cologne adalah jenis-jenis wewangian yang sering kita temui di pasaran. Namun, tahukah kamu apa perbedaan antara keempat jenis wewangian tersebut?
Pertama-tama, mari kita bahas tentang Parfum. Parfum adalah jenis wewangian yang memiliki konsentrasi minyak wangi yang paling tinggi. Menurut ahli parfum, Roja Dove, “Parfum memiliki konsentrasi minyak wangi antara 20%-30%, sehingga wanginya lebih tahan lama dan pekat.” Parfum cocok digunakan untuk acara-acara khusus dan biasanya harganya lebih mahal dibandingkan dengan jenis wewangian lainnya.
Selanjutnya, kita memiliki Eau de Parfum. Eau de Parfum memiliki konsentrasi minyak wangi yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Parfum, yaitu sekitar 15%-20%. Menurut Jean-Claude Ellena, seorang parfumer terkenal, “Eau de Parfum cocok digunakan sehari-hari karena wanginya cukup tahan lama namun tidak terlalu overpowering.” Harganya pun lebih terjangkau dibandingkan dengan Parfum.
Kemudian, ada Eau de Toilette. Eau de Toilette memiliki konsentrasi minyak wangi sekitar 5%-15% dan biasanya digunakan sebagai wewangian sehari-hari. Menurut Luca Turin, seorang kritikus parfum terkenal, “Eau de Toilette memiliki wanginya yang ringan dan segar, cocok untuk digunakan di cuaca yang panas.” Harganya pun lebih terjangkau dibandingkan dengan Eau de Parfum.
Terakhir, kita memiliki Cologne. Cologne memiliki konsentrasi minyak wangi yang paling rendah, yaitu sekitar 2%-4%. Menurut Michael Edwards, seorang pakar parfum, “Cologne biasanya digunakan sebagai wewangian setelah mandi atau sebagai semprotan penyegar tubuh.” Harganya pun lebih murah dibandingkan dengan jenis wewangian lainnya.
Jadi, itulah perbedaan antara Parfum, Eau de Parfum, Eau de Toilette, dan Cologne. Pilihlah jenis wewangian yang sesuai dengan kebutuhan dan selera kamu. Semoga informasi ini bermanfaat!